Sistem Transmisi Manual
![]() |
| Gambar Komponen Mesin Bagian Tengah |
Salah satu bagian mesin
yang sangat penting adalah sistem transmisi, dimana transmisi ini memiliki
andil besar dalam proses pemindahan tenaga. sistem transmisi masuk kedalam
komponen mesin bagian tengah, fungsi transmisi sendiri ialah merubah
perbandingan antara putaran mesin dengan putaran roda. Pengendara dapat
menyesuaikan dengan kebutuhan di jalan raya.
Transmisi terdiri dari shaft gigi dan mekanisme perubahan gigi, mulai dari
pergerakan pedal sampai pergeseran gigi.
Komponen Utama Transmisi:
1). Main Shaft
Main shaft berfungsi untuk memutar main gear, karena main shaft dapat berputar
diakibatkan oleh daya langsung dari crankshaft.
2). Main Gear
Main gear berfungsi untuk meneruskan daya dari main shaft ke couter gear.
3). Counter Gear
Main gear berfungsi menerima daya dari main shaft melalui main gear.
4). Counter Shaft
Counter shaft berfungsi sebagai output untuk meneruskan daya ke roda belakang.
5). Washer, bushing dan splin washer
Washer, bushing dan splin washer memiliki fungsi untuk menjaga keterhubungan
antara main gear dan main shaft, counter gear dengan counter shaft agar tetap
pada posisinya dan tidak berubah.
6). Circlip
Circlip berfungsi untuk menjaga posisi washer agar tidak terlepas/berubah.
Main gear biasanya ditulis dengan kode "M", sedangkan untuk counter
gear ditulis dengan huruf "C". Jadi jika terdapat tulisan
"M1" pada sistem transmisi, kode itu menunjukkan bahwa "M1"
adalah Main Gear untuk gigi 1. Kode "C1" menunjukkan counter gear
untuk gigi 1.
Kadang kodenya tertulis "C1 (34 T)" berarti Counter gear untuk gigi 1
berjumlah 34 mata gear, sedangkan "M1 (12 T)" berarti bahwa Main gear
untuk gigi 1 adalah 12 mata gear.
Struktur Shaft dan Gear:
1. Spline
Spline merupakan profil grove pada permukaan shaft, baik pada main shaft ataupun counter shaft. Selain tardapat pada shaft, profil grove ini juga terdapat pada bagian dalam dari main gear dan counter gear. Profil grove Dirancang sebagai penghubung antara shaft dengan gear untuk mendistribusikan daya.
2. Dog Clutch
Beberapa main gear dan counter gear memiliki beberapa tonjolan di salah satu sisinya, nah tonjolan ini disebut dengan "dog". Ketika tonjolan tersebut bergeser masuk kedalam dog hole(lubang dog) sehingga saling terhubung, sehingga daya dapat diteruskan.
3. Shifer Groove
Shifer groove merupakan alur yang berada di lateral fixed gear, dimana pada shifer groove terdapat ujung shift fork untuk menggeser fixed gear.
Komponen Mekanisme Perubahan Gigi:
1. Shift Drum
Shift drum berfungsi untuk menggeser shift fork pada saat akan memindahkan gigi. Shift drum bekerja sesuai posisi pedal(porsneleng gigi).
2. Shift Fork
Shift fork berfungsi untuk menggeser roda gigi pada saat memindahkan gigi.
3. Shift Fork Shaft
Shift fork shaft berfungsi sebagai pengait agar shift fork dapat bergeser sehingga shift fork dapat bergeser ke kiri dan ke kanan.
Kompon Shift drum Stopper dan Related
A. Gear Shift Pedal
(pornseling)
Gear shift pedal berfungsi sesuai pengoperasian pedal(porsneling) dari
pengendara.
B. Shift Spindle
Meneruskan gaya untuk menggerakan bagian shift arm.
C. Shift Arm
Shift arm berfungsi untuk meneruskan gaya dari shift spindle menjadi gerak
putar pada shift drum stoper plate.
D. Drum Stoper holder
Drum stoper holder berfungsi sebagai penahan shift arm.
E. Shift Drum Stopper
Shift drum stopper berfungsi untuk mencegah shift drum agar tidak berputar,
kecuali saat mengoper gigi.
F. Spring Shift Drum Stopper
Spring shift drumdstopper berfungsi untuk mengembalikan posisi shift drum
stopper ke shift drum stopper plate.
G. Shift Drum Stopper Plate (plat bintang)
Berfungsi untuk mencegah shift drum berputar pada saat posisi yang sudah
dipilih.
H. Shift Return spring
Shift return spring berfungsi untuk mengembalikan posisi shift arm seperti
semula.
Mekanisme Perpindahan Gigi:
1. Gigi Netral (N)
Pada posisi ini, dog clutch tidak terhubung, sehingga daya tidak diteruskan.
2. Gigi 1
Pada posisi ini, gear C3 bergeser ke gear C1 sehingga dog clutch terhubung.
Daya diteruskan dari M1 => C1, C1 => C3 => counter shaft.
3. Gigi 2
Gear M4 bergeser ke M2, dog clutch terhubung. Daya diteruskan dari M4 => C2
=> counter shaft.
4. Gigi 3
Gear M4 bergeser ke M3, dog clutch terhubung. Daya diteruskan dari M4 => M3,
M3 => C3 => counter shaft.
5. Gigi 4
Gear C3 bergeser ke C4, dog clutch terhubung. Daya diteruskan dari M4 => C4,
C4=> C3 => counter shaft.
Langkah Bongkar dan Memasang Transmisi:
1.
Lepaskan L crankcase.
2.
Lepaskan shift fork,
shift drun dan transmisi, tahan washer pada counter shaft dengan jari agar
washer tidak terlepas.
3.
Lepaskan main gear,
circlip, ring.
4.
Lepaskan counter gear,
circlip, ring.
5.
Untuk pemasangan, yang
terakhir di bongkar itu yang pertama kali dipasang.
Catatan :
- Periksa circlip/snap ring dan pastikan berada pada
posisi yang benar.
- Pastikan washer pada posisinya.
- Ganti oil seal di counter shaft dengan yang baru jika
oil seal rusak, pakai grease saat memasangnya.







0 Response to "Sistem Transmisi Manual"
Posting Komentar